Ujian tanpa Dinding

Ujian tanpa Dinding

Ujian tanpa Dinding

Musibah longsor yang merusak dua kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukaasih,

Kelurahan Sindangjaya masih belum mendapat bantuan. Longsor yang terjadi akibat hujan lebat pada pukul 22:00 minggu (1/3) lalu, meruntuhkan benteng di belakang sekolah dan menghantam bangunan sekolah.

Dijumpai di lokasi, Ian Riana Syam menuturkan, hingga kemarin

(6/3) dua ruang kelas yang rusak itu belum mendapat bantuan dari pihak berwenang. ’’Sudah banyak yang datang, kata Dinas Pendidikan Kota Bandung sedang diusahakan,’’ ujar guru kelas lima itu.

Namun, disinyalir bantuan yang akan diberikan Dinas Pendidikan Kota Bandung masih akan memakan waktu lama karena terbentur pergantian periode anggaran dari tahun 2014/2015 ke tahun 2015/2016. ’’Kata dispen (dinas pendidikan) paling cepet bantuan turun bulan Mei,’’ ujarnya.

Padahal senin (9/3) esok, para siswa SDN Sukaasih akan menghadapi Ujian Tengah Semester

(UTS). ’’Kasihan muridnya, beberapa jadwalnya (UTS) dipindah ke siang,’’ tutur dia.

Untuk menyiasati rusaknya dua kelas akibat longsor, saat ini jadwal sekolah para murid dipecah. Selain itu, perpustakaan pun digunakan menjadi ruang belajar karena kurangnya ruang kelas. SDN Sukaasih yang hanya memiliki tujuh ruangan itu, saat ini hanya menggunakan empat ruangan untuk proses belajar. ’’Kelas IV dan kelas V tidak bisa digunakan, kelas VI juga tidak digunakan karena takut rubuh,’’ ujar guru SDN Sukaasih.

Para guru juga mengatakan, akibat rusaknya ruang kelas itu kenyamanan para murid menjadi terganggu. Para guru berharap pihak yang berkaitan segera memberikan bantuan untuk perbaikan ruang kelas tersebut.

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/sejarah-perkembangan-internet-di-indonesia/