Siswa Belajar Dikantor Desa

Siswa Belajar Dikantor Desa

Siswa Belajar Dikantor Desa

 Perhatian pemerintah Kabupaten Bekasi terhadap dunia pendidikan dinilai masih sangat minim. Buktinya, masih banyak sekolah di kabupaten bekasi kekurangan mebeleur. Akibatnya, siswa belajar dilesehan bahkan hingga menumpang.

Seperti yang dialami 54 siswa SDN 01 Cicau Cikarang Pusat.

Mereka terpaksa menjalani proses belajar mengajar di aula kantor Desa Cicau. Mirisnya lagi, mereka belajar di lantai karena tidak ada mebeuler.

Puluhan siswa tersebut belajar di aula kantor desa sejak tahun ajaran baru 2018. Mereka belajar di kantor desa karena di SDN 01 Cicau kekurangan kelas.

Guru SDN 01 Cicau, Devi mengatakan, pada tahun ajaran sebelumnya siswa dari kelas 5A dan 5B itu pernah dipaksakan belajar di sekolah. Namun tidak efektif karena ruang kelas yang terbatas.

“Kegiatan belajar baru diadakan di tahun ajaran baru aja karena tahun  tahun sebelumnya kita coba maksimalkan di sekolah dengan cara dibagi dua shif. Ada yang masuk pagi jam 07.00 sampai jam 10.00. Untuk bagian siang jam 10.00 sampai jam 12.00 siang,” katanya.

“Kalau seperti ini aktifitas belajar mengajar menjadi kurang efektif

. Alhamdulillah kami diperbolehkan oleh kepala desa untuk menempati aula desa, namun untuk di aula pun kami kekurangan fasilitas seperti kursi dan meja belajar,” lanjutnya.

Devi menuturkan, SDN 01 Cicau kekurangan kelas sejak enam tahun lalu. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi bisa membangun ruang kelas tambahan di sekolahnya.

Kepala Desa Cicau, Kalim merasa miris dengan kondisi SDN 01 Cicau.

Karena di saat semangat belajar murid-murid tinggi, ruang kelas justru tidak bisa menampung mereka.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/