Kwarda Pramuka Jabar Protes Logo Organisasi di Pakai Kampanye Terselubung

Kwarda Pramuka Jabar Protes Logo Organisasi di Pakai Kampanye Terselubung

Kwarda Pramuka Jabar Protes Logo Organisasi di Pakai Kampanye Terselubung

Pimpinan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat (Jabar) mengklarifikasi terkait beredarnya sebuah video di media sosial (medsos) tentang tata cara simulasi pencoblosan kartu suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar yang mencatut logo Kwarda Pramuka.

MENYIKAPI beredarnya video tersebut, yang mengarahkan pencoblosan terhadap salah satu pasangan calon (paslon), pengurus Pimpinan Kwarda Gerakan Pramuka Jabar memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kantor Kwarda Jabar, Jalan Cikutra No 276 A , Kota Bandung,Selasa (20/2/2018).

Acara dihadiri Ketua Harian Kwarda Jabar Baim Setiawan, Wakil Ketua Bidang

Komunikasi dan Informatika A Hailuki, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hukum Eka Harijanto dan Sekretaris Sauful Bahri.

Ketua Harian Kwarda Jabar Baim Setiawan menegaskan, video yang sudah menyebar di medsos itu di luar tanggung jawab Kwarda Jabar. Sebab, pihaknya tidak pernah memproduksi dan menyebarluaskan video tersebut. Tidak itu saja, logo Kwarda yang ada dalam video dicatut tanpa sepengetahuan pihaknya.

“Kami mengimbau kepada siapapun yang melihat atau menyebarkan agar segera dihapus

dan dihentikan. Karena, ini sudah beredar luas demi menjaga marwah gerakan Pramuka sebagai lembaga yang netral,” kata Baim.

Video berdurasi 28 detik itu, sudah menyebar ke berbagai medsos, seperti YouTube, Facebook, dan WhatsApp. Video itu pertama kali diketahui lewat unggahan seseorang di akun Facebook pada 15 Februari 2018. Pihak Kwarda langsung menelusuri siapa pembuat video tersebut.

Logo Kwarda sendiri berada di pojok kanan atas video. Berisikan ajakan untuk melakukan pencoblosan

pada tanggal 27 Juni 2018. Namun, di tengah-tengah video itu ada tata cara pencoblosan kepada salah satu paslon.

 

Baca Juga :