Hari Kedua UNBK SMP/MTs 2018 Relatif Lebih Lancar

Hari Kedua UNBK SMP/MTs 2018 Relatif Lebih Lancar

Hari Kedua UNBK SMP MTs 2018 Relatif Lebih Lancar

Di Jawa Barat ada 7 kabupaten/kota yang menyelenggarakan ujian nasional

berbasis computer (UBNK) SMP/MTts. Yakni, Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Sekabumi, Kab. Ciamis, dan Kab. Pangandaran.

Sementara itu ada dua daerah yang penyelenggaraan UNBK-nya 100 persen hanya di tingkat SMP saja, yakni Kota Bandung dan Kota Bekasi. Sedangkan Kab. Majalengka dan Kota Cirebon UBNK-nya 100 persen hanya untuk tingkat MTs-nya.

Demikian disampaikan Kepala Dinas PendidikanJawa Barat, Ahmad Hadadi saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMPN 2 Kota Bandung, Jalan Sumatera, Selasa 24 April 2018. Menurut Kadisdik Ahmad Hadadi, pelaksanaan UN SMP hari kedua ini relatif aman dan lancar.

“Hari kedua UN berjalan lancar. Kalau di hari pertama ada gangguan sedikit

karena server dari pusat, jadi agak mundur waktunya. Tapi, tidak harus diulang UN-nya,” kata Ahmad Hadadi.

“Alhamdulilaah pelaksaaan UNBK SMP tahun ini cukup signifikan dibanding tahun lalu. Ke depan, sekolah penyelenggara UNBK SMP akah lebih banyak lagi, bahkan bisa mencapai 100 persen,” kata Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi.

Lebih lanjut Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi mengaharapkan baik sekolah UNBK

maupuan yang UNKP harus sama-sama memiliki nilai integritas yang tinggi. “Baik yang UNBK maupun yang tidak harus menujungjung tinggi nilai integritas,” katanya.

Syarat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi

Dikatakan Hadadi, nilai UN ini bukan merupakan kelulusan, tapi untuk pemetaan pendidikan. Selain itu, menjadi salah satu persyaratan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. “Penilaian di jenjang SMA/SMK ‘kan dilihat dari nilai akademis siswa,” katanya.

Sementara itu, jumlah peserta UN tingkat SMP/MTs, SMP Luar Biasa (LB) dan Paket B di jawa Barat sebanyak 812.454 siswa dengan jumlah sekolah 9.291 sekolah. Penyelenggara UNBK sebanyak sebanyakk 4.798 sekolah dengan 477.755 siswa, dan UNKP (ujian nasional kertas pensil) sebanyak 4.493 sekolah dengan 334.699 sekolah. ***

 

Sumber :

https://hethongdienpccc.com/indonesia-struggles-to-improve-quality-of-education/